Mudah Galau

5 Hal Yang Membuat Generasi Milenial Mudah Galau

Diposting pada

5 Hal Yang Membuat Generasi Milenial Mudah Galau – Galau merupakan perasaan alami manusia. Meskipun termasuk perasaan alami, sifat mudah galau tentu tidak baik bagi kehidupan. Karena kerap merasa galau, segala hal akan tampak suram. Padahal kenyataan sebenarnya tidak se-suram yang dipikirkan. Bukannya bersemangat, orang yang mudah galau akan melihat sesuatu dari sudut pandang negatif. Selain itu, pendirian pun tidak dimilikinya secara teguh karena perasaan tersebut. Sikap tersebut marak dialami para generasi milenial.

Baca Juga  5 Contoh Resolusi Sederhana 2019 Yang Menarik Dicoba

Generasi yang seharusnya menjadi tulang punggung bangsa pada kenyataannya mudah mengalami galau. Banyak hal yang membuat generasi masa kini justru menjadi sosok yang rapuh. Tidak setangguh generasi dulu yang mampu menghadapi kerasnya hidup. Hal ini akan memengaruhi anda dalam menerapkan gaya hidup yang baik. agar tidak menjadi generasi milenial yang mudah galau dan rapuh, kenali dulu apa saja hal yang bisa menyebabkan kegalauan akut. Berikut ulasannya.

Hal Yang Membuat Generasi Milenial Mudah Galau

Generasi Milenial Mudah Galau

1. Terlalu sering stalking orang lain di media sosial

Stalking atau mengintip profil orang lain di media sosial bisa menyebabkan galau. Misalnya stalking mantan pacar, orang yang disukai atau yang dibenci. Kemudahan dalam akses media sosial inilah yang membuat virus galau semakin mudah masuk ke generasi milenial. Alihkan waktu untuk mengintip profil orang lain dengan melakukan hobi yang lebih bermanfaat.

2. Banyak sebaran konten yang isinya galau

Perasaan mudah galau juga bisa disebabkan karena sebaran konten yang isinya mendukung. Misalnya artikel, meme, foto, bahkan lagu. Sebenarnya bagaimana kita dalam menilai dan menyikapi konten tersebut. Jika memang sebaran konten galaunya sangat banyak, cari tahu sumbernya dan matikan notifikasi dari sumber konten tersebut agar tidak memengaruhi anda lagi.

3. Pengguna media sosial yang masih banyak mengunggah kegalauan

Media sosial sebenarnya difungsikan sebagai tempat interaksi dan komunikasi. Sayangnya masih banyak penggunanya yang mengunggah perasaan galaunya. Hal ini akan membuat generasi masa kini juga turut melakukannya. Jika memang ada akun pertemanan yang kerap memposting status galau, anda bisa menon-aktifkan atau menyembunyikan postingan mereka. apa yang anda baca akan memengaruhi mindset anda. begitu pula jika sering membaca hal-hal yang sifatnya galau.

4. Drama Korea

Meskipun tidak semua, namun kebanyakan drama Korea mengusung cerita yang melankolis. Dan generasi milenial sangat suka menonton jenis hiburan satu ini. alhasil di kehidupannya pun akan terpengaruh dengan apa yang ditontonnya. Memang menonton drama Korea sah-sah saja. namun perhatikan porsinya dan tetap realistis karena apa yang ada di drama berbeda dengan yang ada di kenyataan.

5. Kurang bersyukur

Karena masih dalam usia labil, kebanyakan milenial masih kurang dalam mengartikan rasa syukur. Adanya perasaan galau karena tidak mensyukuri nikmat yang ada. Anda bisa merubah mindset kurang bersyukur dengan melihat kondisi orang lain yang lebih buruk dari anda. Kurangnya bersyukur juga akan membuat hari-hari anda terasa menyedihkan dan tidak memberikan semangat.

Itu dia beberapa hal yang menyebabkan generasi milenial mudah galau. Selagi masih muda, ada baiknya isi waktu dengan menyedikitkan kegalauan agar hidup lebih bermakna.

Nilai Kualitas Konten