Cara Budidaya Ikan Mas

Cara Budidaya Ikan Mas Sederhana

Diposting pada

Semakin hari, usaha ikan mas semakin diminati oleh masyarakat, hal tersebut tidak dapat dipungkiri dengan banyaknya pembudidaya ikan mas di liuar sana. Akan tetapi, masih banyak masyarakat yang membudidayakan ikan mas tidak tahu mengenai cara membudidayakan ikan mas yang baik dan benar. Oleh karena itu, perusahaan kami akan membagikan cara yang benar dalam budidaya ikan mas, diantara sebagai berikut. sebelum lanjut simak juga bagaimana cara pembesaran ikan nila merah sampai panen

Pembenihan Ikan Mas

Cara yang tepat dalam memulai usaha budidaya ikan mas ialah, satu, memilih bibit atau calon indukan. Calon indukan ini cemderung harus dari keturunan yang memiliki sifat unggul. Sehingga dapat melahirkan benih yang memiliki kualitas tinggi.

Calon indukan ikan mas dibudidayakan dalam kolam pembibitan, dipisahkan antara indukan jantan dan betina. Hal ini dilakukan sampai kedua indukan siap memijah. Proses pemijahan atau perkawinan biasanya dilakukan di kolam khusus. Kolamnya haruslah dilengkapi dengan kakaban, tempat untuk menempelkan telur hasil pembuahan.

Baca Juga  Panduan Budidaya Ikan Lou han di Akuarium Untuk Pemula

Pembesaran Ikan Mas

Benih yang digunakan biasanya berukuran 10-12 cm dengan berat sekitar 80-100 gram per ekor. Jika ukuran benih diharapkaj cukup kuat dalam pembesarannya. Sehingga risiko kegagalan bisa ditekan, sehingga pembesarannya berkisar 2-3 bulan.Budidaya Ikan Mas

1. Kolam tanah (air tenang)

Inilah langkah-langkah persiapan ikan mas di kolam tanah:

·       Lakukan pembajakan dasar kolam, pegapuran, penjemuran, pemupukan dan penggenangan air. Persiapannya 1-2 minggu, tergantung cuacanya.

·       Gunakan benih berukuran 100 gram per ekor. Kapasitasnya sebesar 1-2 ekor/m2.

·       Berikan pelet dengan kadar protein 25%. Dosis pemberiannya sebanyak 3-4% dari bobot ikan. Misalnya, ikan dengan bobot 100 gram diberikan pakan 3-4 gram pelet per ekor per hari. Bila kita menanam 1000 ekor ikan maka dibutuhkan pakan 3-4 kg per hari.

·       Frekuensi pemberian pakan 3 kali sehari, diberikan pada pagi, siang dan sore hari.

·       2 minggu sekali lakukan penimbangan bobot tubuh ikan mas. Ambil beberapa ekor secara acak, timbang. Lalu sesuaikan jumlah pakan yang diberikan.

·       Setelah 3 bulan, bobot ikan akan naik menjadi sekitar 300-400 gram per ekor. Ikan siap dipanen.

2.Kolam air deras

Inilah hal yang harus diperhatikan dalam budidaya ikan mas di kolam air deras:

·       Kolam ini membutuhkan debit air yang besar sekitar 25-100 liter/detik. Pastikan sumber air tetap lancar.

·       Gunakan benih ikan dengan bobot 100 gram/ekor. Kapasitas penebarannya adalah 30-60 ekor/m2. Semakin deras aliran air, kapasitasnya semakin besar.

·       Berikan pakan dengan kandungan protein 25-30%. Peletnya memungkinkan untuk bertahan dalam air, tidak mudah hancur karena aliran air cukup kencang.

·       Dosis pemberian akan adalah 4% dari bobot tubuh ikan. setiap dua minggu sekali timbang sebagian ikan untuk menyesuaikan jumlah pakan.

·       Pemberian pakan bisa dengan cara ditebar atau menggunakan wadah almunium yang diletakan di atas kolam dengan pendulum menjulur ke dalam air. Pakan akan jatuh bila ikan menggerak-gerakkan pendulum.

·       Pemberian pakannya 3 kali sehari, pagi, siang dan sore.

·       Setelah 2,5-3 bulan akhirnya dapt dipanen dengan hasil 3-4 kali lipat dari bobot awal.

3.Jaring apung

Biasanya budidaya ikan mas di waduk-waduk besar dan danau. Jaring terbuat dari bahan polyethylene yang tahan lama. Jaring menggantung pada kerangka rakit berbentuk segi empat. Kedalamannya maksimal 3 meter.

Biasanya bambu atau kayu bahan adalah yang digunakan untuk kerangka kolam. Kerangka tersebut mengapung di atas air dengan bantalan dari drum atau jeriken. Agar kerangka tidak terbawa arus air, harus dipasang jangkar yang menambat ke dasar kolam. Jaring apung biasanya dilengkapi dengan saung yang digunakan penunggu atau menyimpan peralatan dan pakan.

Inilah hal-hal yang harus diperhatikan dalam budidaya ikan mas di jaring apung:

·       Gunakan jaring berukuran 1,5 cm. Kedalaman jaring apung 3 meter.

·       Gunakan benih berukuran 100 gram per ekor. Kapasitas padat tebar jaring apung sekitar 30 ekor/m2.

·       Pakan berupa pelet dengan kadar protein 25%.

·       Dibutuhkan jumlah setiap hari adalah 4% dari bobot tubuh ikan. Setelah dua minggu, timbang sebagian ikan untuk menyesuaikan jumlah pakan.

·       Pemberian pakan setiap 3 kali sehari.

·       Setelah 3 bulan Ikan mas bisa dipanen dengan ukuran 300-400 gram/ekor.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Seiring dengan berkembangnya budidaya ikan mas, penyebaran penyakit pun menjadi resiko yang wajib diperhitungkan. Untuk menekan resiko, setiap pembudidaya perlu mengetahui berbagai penyakit yang biasa menyerang ikan mas.

Panen Budidaya Ikan Mas

Umumnya tingkat keekonomian pembesaran ikan mas berada pada kisaran 300-400 gram per ekor. Dibawah itu, bobot ikan masih punya potensi untuk dibesarkan. Bila lebih dari itu, ikan mas sudah tidak ekonomis lagi untuk dibesarkan. Porsi pakan yang dikonsumsi ikan sudah tidak sebanding lagi dengan pertumbuhan dan harga jual ikan.