cara Budidaya Burung Falk untuk Pemula

Cara Budidaya Burung Falk Untuk Pemula

Diposting pada

Cara Budidaya Burung Falk Untuk Pemula – Seperti yang bisa Anda lihat bahwa saat ini ada semakin banyak masyarakat yang suka memelihara hewan, salah satunya adalah burung. Jenis burung yang bisa dijadikan sebagai peliharaan pun beraneka ragam jenisnya, mulai dari burung hias hingga burung kicau. Dari berbagai jenis burung yang ada, burung falk merupakan salah satu jenis burung yang saat ini mulai diminati oleh banyak orang untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan. Burung falk sendiri bisa dikategorikan sebagai burung kicau sekaligus burung hias.

Baca Juga  5 Cara Budidaya Burung Nuri Bayan Untuk Pemula

Burung falk atau sering juga dikenal dengan nama burung parkit Australia memiliki fisik yang sangat mirip dengan burung kakaktua sehingga sering juga disebut dengan kakaktua mini. Burung falk sendiri dikenal sebagai burung yang mudah untuk dijinakkan sehingga jika lepas pun akan bisa kembali ke pemiliknya. Saat ini permintaan terhadap burung falk jumlahnya semakin tinggi sehingga tentu saja akan bisa dijadikan sebagai peluang bisnis yang sangat menggiurkan, pada kesempatan kali ini akan kami ulas cara budidaya burung falk untuk pemula.

Cara Budidaya Burung Falk Untuk Pemula

1. Persiapan Kandang

Hal pertama kali yang wajib Anda lakukan dalam usaha budidaya burung falk adalah persiapan kandang, Anda harus menyediakan kandang yang nyaman agar burung falk tidak mengalami stres. Pada umumnya kandang yang digunakan untuk budidaya burung falk terbuat dari bahan rotan serta kawat yang telah diram, Anda bisa membeli kandang yang sudah jadi jika tidak ingin repot membuatnya.

2. Memilih Indukan Burung Falk

Hal kedua yang juga perlu untuk Anda lakukan adalah memilih indukan burung falk, hendaknya Anda memilih indukan yang berkualitas. Beberapa kriteria yang harus diperhatikan dalam pemilihan indukan burung falk yakni usia indukan minimal satu tahun, memiliki warna bulu yang mengkilap, tidak memiliki cacat fisik, tidak terserang penyakit, serta memiliki gerakan yang lincah.

3. Mengawinkan Indukan

Setelah mendapatkan indukan burung falk yang berkualitas, maka langkah berikutnya yang harus Anda lakukan adalah mengawinkan indukan. Anda bisa mendekatkan indukan jantan dan indukan betina dalam kandang yang terpisah terlebih dahulu agar keduanya saling mengenal, apabila kedua indukan sudah saling berkicau bersahutan, maka Anda bisa memasukkannya dalam satu kandang.

Tips Membudidayakan Burung Falk sendiri

4. Pemberian Pakan

Pakan merupakan salah satu elemen yang sangat penting karena akan mempengaruhi keberhasilan budidaya burung falk. Hendaknya Anda memberikan pakan kepada burung falk dengan frekuensi tiga hingga lima kali sehari, metode pemberian pakan sebaiknya dilakukan sedikit demi sedikit. Anda bisa memberikan pakan berupa pelet khusus untuk burung kicau serta memberinya air minum.

5. Penetasan Telur

Burung falk betina yang telah melewati proses perkawinan biasanya akan menghasilkan telur sebanyak tiga hingga lima butir dalam satu siklus perkawinan, setelah itu telur akan dierami oleh induk betina selama 21- 25 hari hingga menetas. Tentu saja Anda harus melakukan perawatan secara intensif kepada anakan burung falk agar anakan bisa tumbuh besar dengan sehat.

Bagi Anda yang memiliki rencana untuk melakukan budidaya burung falk, maka Anda bisa mengikuti beberapa cara yang ada di atas.

Nilai Kualitas Konten