Budidaya Kepiting Bakau Di Air Tawar

Cara Budidaya Kepiting Bakau di Air Tawar Hingga Panen

Diposting pada
5/5 (1)

Cara Budidaya Kepiting Bakau di Air Tawar Hingga Panen – Tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan kepiting, pasalnya jenis hewan yang satu ini sangatlah populer untuk dikonsumsi. Ya, kepiting merupakan salah satu sumber protein yang biasa Anda temukan pada rumah makan seafood. Meskipun memiliki cangkang yang keras, namun di balik cangkang tersebut Anda akan bisa menemukan dagingnya yang tebal. Daging kepiting sendiri sangatlah digemari oleh para pecinta seafood di mana kepiting biasa diolah menjadi berbagai hidangan yang lezat.

Permintaan terhadap kepiting yang jumlahnya selalu tinggi di pasaran tentu saja akan menjadi peluang bisnis yang sangat menggiurkan untuk mendapatkan keuntungan yang besar dengan melakukan usaha budidaya kepiting. Bagi Anda yang bertempat tinggal jauh dari kawasan pantai, Anda tidak perlu khawatir karena saat ini ada jenis kepiting bakau yang bisa Anda budidayakan di air tawar sehingga Anda tidak perlu bersusah payah menyediakan air laut. Jika Anda tertarik, pada kesempatan kali ini akan kami ulas cara budidaya kepiting bakau di air tawar.

Panduan Budidaya Kepiting Bakau di Air Tawar

 

Cara Budidaya Kepiting Bakau

1. Persiapan Lokasi Budidaya

Hal pertama yang harus Anda lakukan dalam usaha budidaya kepiting bakau adalah mempersiapkan lokasi budidayanya terlebih dahulu. Anda bisa menyiapkan kolam budidaya dengan kedalaman berkisar 80 cm hingga 100 cm dan salinitas berada di kisaran 15 hingga 30 ppt, selain itu Anda juga sebaiknya menggunakan filter dengan tujuan agar sirkulasi air tetap terjaga dan kepiting tidak mengalami stres.

2. Persiapan Calon Indukan

Langkah kedua yang harus dilakukan adalah mencari calon indukan kepiting bakau, tentu saja Anda harus memilih calon indukan yang berkualitas. Beberapa ciri dari calon indukan yang berkualitas antara lain gerakannya lincah, tidak memiliki cacat pada fisiknya, bobot mencapai 185 gram, tidak terinfeksi oleh penyakit ataupun jamur, serta telah matang gonad dengan lebar kerapas 10 cm.

Baca Juga  Cara Meningkatkan Produksi Telur Pada Budidaya Burung Puyuh

3. Cara Mempercepat Kematangan Gonad

Proses mempercepat kematangan gonad sangatlah penting untuk dilakukan dalam usaha budidaya kepiting bakau, proses yang satu ini pada umumnya dilakukan dengan cara memotong salah satu tangkai bola mata dari kepiting karena di dalam tangkai bola mata itulah terdapat organ yang menghambat perkembangan sel telur, Anda bisa menebar kepiting dengan perbandingan satu jantan dan dua betina.

4. Proses Perawatan Kepiting

Perlu Anda ketahui bahwa perawatan merupakan salah satu proses yang sangat mempengaruhi keberhasilan Anda dalam melakukan usaha budidaya kepiting bakau. Anda hendaknya selalu memeriksa kondisi air yang ada di kolam, jika Anda menemukan bahwa airnya telah kotor, maka Anda harus segera menggantinya dengan air yang bersih dengan tujuan agar kepiting bakau bisa tumbuh dengan sehat.

5. Proses Penetasan Telur

Setelah terjadi perkawinan, satu ekor kepiting bakau betina biasanya akan mampu menghasilkan satu hingga dua juta butir telur dengan tingkat keberhasilan penetasan mencapai 95 persen. Perlu Anda ketahui bahwa tanda kepiting bakau yang memijah yakni adanya telur yang menempel pada abdomen kepting betina yang mana telur-telur tersebut akan menetas setelah 10 hingga 12 hari.

Jika Anda merasa tertarik untuk melakukan usaha budidaya kepiting bakau di air tawar, maka Anda bisa mengikuti beberapa cara yang ada di atas.

Nilai Kualitas Konten