Cara Memelihara Hewan Lipan: Panduan Lengkap bagi Pemula

Posted on

Lipan

Cara Memelihara Hewan Lipan: Panduan Lengkap bagi Pemula

Lipan adalah hewan nokturnal yang banyak ditemukan di negara tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Hewan ini memiliki tubuh yang memanjang dan pipih, serta memiliki banyak kaki. Lipan dapat mencapai panjang hingga 30 sentimeter dan memiliki warna yang bervariasi, mulai dari hitam, coklat, hingga merah.

Memelihara lipan dapat menjadi hobi yang menarik dan menantang. Namun, sebelum memelihara hewan ini, penting untuk memahami kebutuhan dan karakteristiknya. Pada artikel ini, kami akan membahas cara memelihara lipan yang baik dan benar.

1. Memilih Jenis Lipan yang Tepat

Ada berbagai jenis lipan yang dapat dipelihara, antara lain:

  • Lipan Cerberus (Scolopendra subspinipes): Jenis lipan ini berwarna hitam dan merah, dengan panjang tubuh yang dapat mencapai 20 sentimeter. Lipan Cerberus memiliki sifat yang agresif dan berbisa, sehingga tidak cocok bagi pemula.
  • Lipan Jawa (Scutigera coleoptrata): Jenis lipan ini berwarna coklat tua dan memiliki panjang tubuh sekitar 10 sentimeter. Lipan Jawa tidak berbisa dan memiliki sifat yang jinak, sehingga cocok bagi pemula.
  • Lipan Harimau (Lithobius forficatus): Jenis lipan ini berwarna hitam dan kuning, dengan panjang tubuh sekitar 5 sentimeter. Lipan Harimau memiliki sifat yang agresif dan berbisa, sehingga tidak cocok bagi pemula.

2. Menyiapkan Kandang yang Tepat

Kandnag lipan harus cukup besar untuk menampung hewan ini dengan nyaman. Ukuran kandang yang ideal adalah panjang 20 sentimeter, lebar 10 sentimeter, dan tinggi 10 sentimeter. Kandang harus memiliki dinding yang kokoh dan tutup yang rapat untuk mencegah lipan melarikan diri.

Di dalam kandang, lipan harus diberi alas berupa tanah berpasir atau gambut. Alas ini harus dijaga kelembabannya dengan menyemprotkan air secara berkala. Selain itu, lipan juga membutuhkan tempat persembunyian berupa bebatuan, kayu, atau daun-daunan.

3. Memberikan Makan yang Tepat

Lipan termasuk hewan predator yang memakan serangga kecil, seperti jangkrik, kecoa, dan lalat. Berikan lipan makan sebanyak 2-3 kali seminggu, dengan jumlah makanan yang sesuai dengan ukuran tubuhnya.

Untuk memberi makan lipan, Anda dapat menggunakan penjepit atau langsung memasukkan mangsa ke dalam kandangnya. Pastikan mangsa masih hidup agar lipan dapat berburu dan memakannya sendiri.

4. Menjaga Kebersihan Kandang

Kebersihan kandang lipan sangat penting untuk menjaga kesehatan hewan ini. Bersihkan kandang dari kotoran dan sisa makanan secara berkala, setidaknya sekali seminggu. Gunakan air hangat dan sabun untuk membersihkan kandang, lalu bilas hingga bersih dan keringkan sebelum digunakan kembali.

5. Mengawasi Kesehatan Lipan

Lipan rentan terhadap berbagai penyakit, seperti infeksi bakteri, jamur, dan virus. Gejala penyakit pada lipan dapat berupa hilangnya nafsu makan, lemas, dan perubahan warna tubuh. Jika Anda melihat gejala-gejala tersebut pada lipan peliharaan Anda, segera konsultasikan dengan dokter hewan.

6. Berinteraksi dengan Lipan

Lipan bukan hewan yang suka dipegang atau disentuh. Jika Anda ingin berinteraksi dengan lipan peliharaan Anda, lakukan dengan hati-hati dan lembut. Hindari gerakan tiba-tiba yang dapat membuat lipan merasa terancam dan menyerang Anda.

7. Membiakkan Lipan

Membiakkan lipan dapat menjadi tantangan tersendiri bagi para pehobi. Lipan dapat dibiakkan dengan cara mengawinkan jantan dan betina dewasa. Setelah kawin, betina akan bertelur dalam jumlah yang banyak. Telur lipan akan menetas dalam waktu sekitar 2-3 minggu.

8. Kesimpulan

Memelihara lipan dapat menjadi hobi yang menarik dan menantang. Namun, sebelum memelihara hewan ini, penting untuk memahami kebutuhan dan karakteristiknya. Dengan perawatan yang tepat, lipan dapat hidup sehat dan panjang umur.

FAQ

1. Apakah lipan berbisa?

Ya, beberapa jenis lipan berbisa, seperti Lipan Cerberus dan Lipan Harimau. Namun, ada juga jenis lipan yang tidak berbisa, seperti Lipan Jawa.

2. Apa saja jenis makanan lipan?

Lipan termasuk hewan predator yang memakan serangga kecil, seperti jangkrik, kecoa, dan lalat.

3. Berapa lama lipan hidup?

Lam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *